PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Si Anak Pemberani

Text

Si Anak Pemberani

Tere Liye - Nama Orang; Affair - Nama Orang;

“Aku, Eliana si anak pemberani, anak sulung Bapak dan Mamak yang akan menjadi pembela kebenaran dan keadilan. Berdiri paling gagah, paling depan.” Buku ini tentang Eliana, si anak pemberani yang membela tanah, sungai, hutan, dan lembah kampungnya. Saat kerakusan dunia datang, Eliana bersama teman karibnya bahu-membahu melakukan perlawanan". Kutipan dari buku berjudul Si Anak Pemberani adalah salah satu fiksi sastra jenis novel Karya Tere Liye. Tere Liye sendiri merupakan nama pena penulis novel Indonesia. Tere Liye lahir di Lahat, Indonesia, 21 Mei 1979 dengan nama Darwis. Beberapa karya Tere Liye yang diangkat ke layar lebar yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah. Meski berhasil dalam dunia literasi Indonesia, kegiatan menulis hanya sekedar hobi karena sehari-hari ia masih bekerja di kantor sebagai seorang akuntan, ia merupakan anak dari seorang petani biasa yang tumbuh dewasa di pedalaman Sumatera. Kehidupan masa kecil yang dilalui Tere Liye penuh dengan kesederhanaan yang membuatnya tetap sederhana hingga kini. Sosok Tere Liye terlihat tidak banyak gaya dan tetap rendah hati dalam menjalani kehidupannya.

Si Anak Pemberani mengisahkan seorang gadis kecil pemberani yang berambut sedikit ikal. Ketika anak-anak yang seumuran dengannya sibuk bermain, Eliana sebaliknya. Dia sibuk memikirkan bagaimana cara menyelamatkan hutan, air, dan lahan di desanya yang terancam rusak karena kehadiran orang-orang kota tak bertanggung jawab. Eliana bersama tiga temannya yang disebut ‘empat buntal’ bahu-membahu menghentikan orang-orang pemilik HPH dan menghentikan para penggali pasir liar di dekat sungai di desanya. Betapa beraninya Eliana yang waktu itu masih duduk di bangku SD kelas 6, sudah melawan orang-orang berduit dari kota yang mengeksploitasi tanah, air, dan hutan di kampungnya. Tekad Eliana dan tiga temannya semakin membara untuk memperjuangkan nasib tanah, air, udara, dan hutan. Melihat warga dan para penangkap ikan yang pulang bermuka murung akibat sedikitnya tangkapan ikan karena air yang berubah warna menjadi keruh dari hasil penggalian pasir. Eliana akhirnya menyusun rencana untuk menghentikan tambang pasir. Apakah ia akan berhasil? Penasaran kan? Yuk, ikuti kisah Eliana hingga akhir.


Ketersediaan
08795813 TER s c.1 (RAK 800)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Repair
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813TER s c.1
Penerbit
Jakarta : Repluika Penerbit., 2018
Deskripsi Fisik
iv,420hlm.;20cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978 602 5734 52 6
Klasifikasi
813
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet.1
Subjek
novel
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan untuk melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik