Text
Rindu Tanah Jeruk : Palestina
Maman telah pasrah. Dia siap jika malam itu adalah kesempatan terakhirnya hidup di dunia. Namun Allah berkehendak lain. Dia masih memberikan umur pada Maman. Di Bandung ini, Maman berjibaku mencari pekerjaan. Tidak bertahan lama bekerja pada sebuah percetakan kecil, lantaran tidak mengerti dengan banyak rekan kerja yang menganggap enteng salat. "Shalat itu adalah buat orang-orang tua dan buat orang-orang kaya" kata rekan kerjanya itu. Berpindah tempat kerja, tidak lama pula Maman di sebuah penerbitan kecil. Majalah yang belum berumur satu tahun itu lantas tutup. Padahal kerja di sana sangat pas dengan kemampuan Maman. Begitu juga dengan mengajar baca Al Qur'an pada sebuah keluarga kaya. Secara halus memutuskan perjanjian lantaran tahun penyakit yang diderita Maman.
| 09012 | 813 MIN p c.1 | My Library (RAK.800) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain