PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Filosofi Rumah Tradisional Jawa  : Memahami Makna Arsitektur Jawa yang Filosofis dan Adiluhung

Text

Filosofi Rumah Tradisional Jawa : Memahami Makna Arsitektur Jawa yang Filosofis dan Adiluhung

Asti Musman - Nama Orang; Herman Adamson - Nama Orang;

Banyak penggambaran sosok orang Jawa yaitu orang yang sederhana, tidak memikirkan kenyamanan dalam kehidupannya. Urip mung mampir ngombe (hidup hanya untuk mampir minum) dalam arti hidup hanya sesaat di dunia, sehingga seolah-olah orang Jawa tidak peduli dengan kebendaan dan segala yang menjadi kesukaan duniawi. Anggapan itu ternyata keliru, seorang lelaki Jawa dianggap sempurna hidupnya jika sudah memiliki 5 syarat yaitu wisma (rumah), turangga (kuda), kukila (burung), wanodya (wanita) dan curiga (keris). Kita juga tahu bahwa orang Jawa memiliki pandangan hidup kejawen. Istilah kejawen menurut Sujamto yaitu sebagai wadah seluruh pengertian yang tercakup dalam pandangan hidup jawa atau wawasan budaya Jawa. Walaupun demikian, tidaklah berarti bahwa setiap orang yang tergolong etnik Jawa pasti mempunyai pandangan hidup seperti itu. Pada dasarnya kebudayaan adalah suatu pola hidup yang terbentuk oleh sejarah yang cenderung diikuti oleh seluruh atau sebagian masyarakat

Jika kita berbicara tentang kehidupan pasti memiliki banyak ornamen-ornamen pelengkap untuk menambah keunikan dalam menjalaninya. Entah dari pelengkap perkayuan sebagai bentuk piranti ornamen tersebut atau yang lainnya. Tetapi kita juga perlu tahu, bahwa filosofi tumbuhan dan hewan serta ragam hias juga berpengaruh untuk keindahan dari filosofi rumah Jawa itu seperti apa.

Di sisi lain, kebanyakan orang menggambarkan orang Jawa dengan kelembutan dan kesederhanaannya. Keunikan tersebut mendominasi, sehingga orang lain menganggap orang Jawa atau hal yang berkaitan dengan Jawa itu "Istimewa”.


Ketersediaan
10770643.1 AST f c.1My Library (RAK 600)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
643.1 AST f c.1
Penerbit
Yogyakarta : Anak Hebat Indonesia., 2022
Deskripsi Fisik
x,230hlm.:ilus.;20cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786234003109
Klasifikasi
643.1
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
cet.1
Subjek
rumah adat
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN WIDYA GRAHA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Sebagai Sistem Manajemen Perpustakaan yang lengkap, SLiMS (Senayan Library Management System) memiliki banyak fitur yang akan membantu perpustakaan dan pustakawan untuk melakukan pekerjaannya dengan mudah dan cepat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik