Text
Tikar Pak Hidayat
Saat awal menjabat ketua MPR. total kekayaan Hidayat boleh dibilang 'sangat sedikit'dibanding pejabat tinggi lainnya. Beliau juga meninggalkan posisinya sebagai presiden partai, begitu terpilih sebagai ketua MPR. Dia menolak uang dinas untuk tiga hari kerja ke Makassar, karena faktanya dia hanya sehari berada di sana. Jika ada undangan dari partainya untuk berkunjung ke daerah ia menolak beragam fasilitas termasuk hotel mewah. Tampilnya Hiadayat Nur Wahid sebagai ketua MPR pada Oktober 2004 bak oase yang menghapus dahaga masyarakat. Ia bersama pimpinan MPR lainnya, menolak mobil dinas Volvo yang identik dengan kemewahan.
Buku ini bercerita tentang perjalanan hidup, karier politik serta telaga dari kesederhanaan seorang manusia bernama Hidayat Nur Wahid.
| 00736 | 923.2 YAN t c.1 | My Library (RAK 900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain