Text
Bilqis
Saat Ratu Saba, Bilqis, menerima pinangan Sulaiman, ia sedang menghadapi guncangan di negerinya. Sekian lama Bilqis terombang-ambing dalam keraguan untuk memantapkan pilihan hidupnya. Sementara itu, banyak pula penguasa negeri lain yang bermaksud mempersunting dan bahkan tak ragu untuk menjadikan Bilqis sebagai satu-satunya perempuan dalam hidup mereka. Penantian dan ketidakpastian yang melelahkan itu berakhir tatkala Sulaiman menjemput Bilqis pada suatu pagi, di puncak kegamangan yang hampir menggerus harapan, untuk duduk di singgasana Ursyalim.
| 00153 | 813 WAH b c.1 | (RAK 800) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Repair |
Tidak tersedia versi lain