Text
Makna Sosio-Historis Batu Nisan VOC di Batavia
Penulis menggunakan puluhan batu nisan komunitas Kristen yang
tersebar di berbagai tempat sebagai sumber primer, misalnya batu-batu
nisan di Museum Taman Prasasti, Museum Wayang, Gereja Sion, dan Pulau
Onrust. Sebagai upaya memaknai tulisan di batu-batu nisan tersebut, penulis
menggunakan pendekatan proses pemaknaan (semiosis) mikro dari Charles
Sanders Peirce dan pemaknaan makro dari Marcel Danesi dan Paul Perron
(hlm. 15).
Menurut Benny H. Hoed dalam Semiotik dan dinamika budaya (2008: 4)
dalam pendekatan Peirce, tanda tidak dilihat sebagai suatu struktur melainkan
suatu proses kognitif yang berasal dari apa yang ditangkap dari pancaindra.
Secara teori, “sesuatu” yang pertama sebagai hal “konkret” merupakan
“perwakilan” yang disebut representamen, sedangkan “sesuatu” yang ada
dalam kognisi disebut object. Proses hubungan dari representamen ke object
disebut semiosis. Dalam pemaknaan suatu tanda, proses itu belum lengkap
karena masih ada satu proses lanjutan yaitu proses penafsiran (interpretan).
Dengan kata lain, teori semiotik ini mengaitkan tiga segi: representamen,
objek, dan interpretan.
| 02612 | 959.802 LIL m c.1 | (RAK 900) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain